Zat Besi Buat Tubuh Kita

zat besi (Fe)

* Sumber: sayur-mayur, buah-buahan, kacang-kacangan.

* Manfaat: membantu pembentukan sel darah merah, menambah energi, memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah anemia.

* Bila kekurangan: menyebabkan anemia dengan gejala pucat, mudah lelah, dan bila terjadi pada anak ia menjadi rewel yang mungkin disertai gangguan perkembangan motorik, gangguan tingkah laku, gangguan fungsi berpikir kognitif, dan menurunkan daya konsentrasi serta sistem kekebalan tubuh.

* Bilakelebihan : menyebabkan kelainan metabolisme, misalnya pembentukan zat besi pada darah jadi berlebihan. Akan tetapi, hal ini jarang terjadi karena tubuh sudah bisa mengontrol sendiri.

Kelebihan ataupun kekurangan besi dapat menyebabkan kesehatan tubuh terganggu. Misalnya, kekurangan besi dapat menyebabkan anemia. Pada anak-anak dan pemuda, kekurangan besi dapat menghambat pertumbuhan dan kecerdasan.

Sementara itu, kelebihan zat besi yang terakumulasi pada organ vital dapat menyebabkan kerusakan hati, penyumbatan pada pembuluh jantung, diabetes, dan lain-lain.

National Academy of Sciences Recommended Dietary Allowance (badan kesehatan di Amerika Serikat) mencatat dibutuhkan besi sekitar 15 mg per hari bagi wanita berumur 11-50 tahun. Bagi wanita hamil ataupun menyusui kebutuhan meningkat hingga 30 mg per hari. Sementara itu, kebutuhan laki-laki dewasa dan wanita berumur lebih dari 50 tahun adalah 10 mg per hari.

Menurut suatu penelitian, sekitar 60 sampai 80 persen besi dalam tubuh manusia terdapat pada hemoglobin.
Hemoglobin merupakan senyawa protein heme yang mengandung Fe+2. Hemoglobin berfungsi mengangkut oksigen
dari paru-paru ke jaringan tubuh yang lain. Pada hemoglobin tersebut besi berperan sebagai pusat pengikat oksigen.

Meskipun protein heme tidak mampu mengikat oksigen, Fe+2 mempunyai kecenderungan cukup besar untuk mengikat
oksigen sehingga pengangkutan oksigen dalam tubuh kita dapat berjalan. Walaupun pada kondisi normal besi dengan
mudah dioksidasi oksigen, oksidasi Fe+2 dalam hemoglobin tak terjadi karena struktur hemoglobin dan kondisi dalam
darah tidak memungkinkan hal itu. Umumnya dalam keadaan normal 100 ml darah mengandung 15 gram hemoglobin.
Jumlah tersebut dapat mengangkut 0,03 gram oksigen (M Senozan, Journal of Chemical Education, 1997).kcm

~ oleh putrinilam pada Oktober 23, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: